moment of camera

moment of camera

Rabu, 22 Februari 2012

Waspada Parapoxvirus sp (ORF) dan Bacillus anthracis (Antraks) pada daging kurban


Hari Raya Idul Adha merupakan moment yang selalu dinanti umat islam untuk  berbagi rezeki terutama dalam pemenuhan protein hewani. Moment penting yang dirayakan setahun sekali ini memberikan berkah sendiri bagi peternak hewan konsumsi seperti kambing dan sapi.  Berkah juga menyelimuti masyarakat menengah ke bawah karena pemenuhan protein hewani didapatkan secara gratis dalam porsi banyak. Namun, sebagian besar daging kurban yang disembelih dan dibagikan belum terkontrol kesehatannya untuk di konsumsi, sehingga kemungkinan daging kurban terjangkit virus dan bakteri sangat tinggi.
Virus Parapoxvirus sp (ORF) dan bakteri Bacillus anthracis (Antraks) adalah mikroba berbahaya yang sering menyerang hewan ternak beberapa pekan ini. Manusia dapat terinfeksi bila terjadi kontak langsung dengan hewan yang terjangkit ORF dan Antraks melalui daging, tulang, kulit, maupun kotoran. Penyakit akibat kedua mikroba ini bersifat zoonosis yang berarti dapat ditularkan dari hewan ke manusia, namun tidak dapat ditularkan antar sesama manusia. Walaupun demikian, bahaya dari kedua mikroba tersebut bisa menyebabkan kematian bila sistem imun dalam tubuh memburuk.
Gejala infeksi yang muncul umumnya bukan gejala-gejala sistemik. Gejala infeksi ORF adalah timbulnya papilla (tonjolan berbentuk bulat yang mengadung lesi) dengan jaringan di sekitarnya membengkak. Kondisi ini bertahan 7 hingga 10 minggu. Lokasi terinfeksi ORF dapat termasuk jari, tangan, lengan, wajah dan bahkan penis (yang disebabkan oleh infeksi dari tangan saat buang air kecil). Sehingga, sangat penting menjaga kebersihan pribadi dengan baik dan memakai sarung tangan ketika merawat hewan yang terinfeksi.  Gejala Infeksi Antraks terbagi menjadi 4 tipe yaitu tipe pencernaan, tipe kulit, tipe paru- paru, dan tipe meningitis. Gejala Antraks tipe pencernaan adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah berwarna coklat atau merah, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat (melilit). Sedangkan, gejala Antraks tipe kulit ialah bisul merah kecil yang nyeri. Kemudian lesi membesar menjadi borok, pecah menjadi luka. Jaringan di sekitarnya membengkak, dan lesi gatal dan agak terasa sakit. Tipe ini terjadi setelah mengomsumsi daging yang terkena Antraks.
Manusia dan hewan yang terinfeksi penyakit ini dilakukan perawatan dengan pemberian antibiotik, yang akan menghentikan produksi dan pertumbuhan toksin. Pemberian antitoksin akan mencegah pengikatan toksin terhadap sel. Selain itu, perawatan infeksi pada manusia diberikan terapi tambahan, seperti sedation (pemberian obat penenang). Namun, bila toksin sudah menyebar dalam pembuluh darah dan telah menempel pada jaringan maka toksin tidak dapat dinetralisasi dengan antibiotik apapun. Walaupun dengan pemberian antitoksin, antibiotik, atau terapi, penderita tentu mempunyai rasio kematian.
Tidak  konsumsi hewan yang terjangkit ORF dan Antraks merupakan cara terhindar dari penyakit ini. Daging yang terkena antraks mempunyai ciri- ciri berwarna hitam, berlendir, dan berbau. Selain itu, pemilihan hewan yang sehat dalam peyembelihan hewan kurban juga upaya agar terhindar dari infeksi mikroba. Ciri- ciri hewan kurban yang sehat adalah kulit dan bulu bersih mengkilat tidak skabies, mata bersih dan bersinar tidak belekan, kotoran tidak mencair (mencret), dan khusus untuk kambing kedua tanduk harus utuh, gigi susu sudah tanggal (kupa), serta berumur di atas satu tahun. 

1 komentar:

  1. PokerStars Casino Review
    Our experts have thoroughly reviewed 라이브 벳 PokerStars Casino and 텍사스 홀덤 룰 gave it 룰렛 규칙 a very good reputation rating. 토토 라이브 스코어 PokerStars Casino boasts a large 벳 인포 스포츠 토토 분석 user base and  Rating: 4.3 · ‎Review by Gary DellaFave

    BalasHapus